Memahami TCP/IP Layer

By | Oktober 29, 2024

Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) adalah suatu standar komunikasi data dalam jaringan komputer yang digunakan untuk proses pertukaran data antar perangkat. Pertukaran data tersebut biasanya dilakukan oleh komunitas tertentu yang terhubung melalui jaringan internet. Dengan kata lain, terdapat lebih dari satu perangkat komputer yang terhubung dan berinteraksi menggunakan TCP/IP.

Tugas TCP/IP yaitu untuk mengatur semua perangkat atau pengguna agar bisa menjalin komunikasi. Seluruh proses pengiriman dan penerimaan data dilakukan dengan prosedur yang tepat dan aman. Sesuai namanya, terdapat dua buah protokol yang digunakan TCP/IP yaitu protokol TCP dan protokol IP.

Protokol TCP/IP mulai dikembangkan pada akhir dekade 1970-an sebagai protokol standar dalam membentuk Wide Area Network (WAN). Protokol ini merupakan standar open-network yang sifatnya independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan sehingga bisa digunakan dimana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.

Fungsi TCP/IP

Fungsi utama TCP/IP adalah menghubungkan sejumlah perangkat komputer agar dapat melakukan komunikasi dalam jaringan internet. Namun, TCP/IP juga memiliki fungsi lain yang diantaranya mencakup beberapa hal berikut:

  • Mengirim fileatau berkas terenkripsi.
  • Memungkinkan melakukan fitur name server.
  • Meski terkendala jarak, pengguna masih dapat masuk akses dengan cara remote logindi komputer lain.
  • Menjalankan perintah massal pada produk yang persis sama di semua perangkat yang tergabung dalam jaringan, atau disebut remote execution.
  • Menerima atau mengirim computer mailing.
  • Melakukan sharing filedengan memanfaatkan fitur Network File System (NFS).

Keunggulan TCP/IP adalah sebagai berikut:

  • Open Protocol Standard, yaitu tersedia secara bebas dan dikembangkan independen terhadap komputer hardware ataupun sistem operasi apapun. Karena didukung secara meluas, TCP/IP sangat ideal untuk menyatukan bermacam hardware dan software, walaupun tidak berkomunikasi lewat internet.
  • Independen dari physical network hardware. Ini menyebabkan TCP/IP dapat mengintegrasikan bermacam network, baik melalui ethernet, token ring, dial-up, X.25/AX.25 dan media transmisi fisik lainnya.
  • Skema pengalamatan yang umum menyebabkan device yang menggunakan TCP/IP dapat menghubungi alamat device-device lain di seluruh network, bahkan Internet sekalipun.
  • High level protocol standar, yang dapat melayani user secara luas.

Cara Kerja TCP/IP

Untuk memindahkan data antara dua komputer yang berbeda dalam suatu jaringan yang terdiri dari banyak komputer, dibutuhkan alamat tujuan dan perantara untuk memindahkan sinyal elektronik pembentuk data secara aman dan langsung. Internet menggunakan protokol untuk menjamin sampainya data secara aman di tempat tujuan.

Cara kerja TCP/IP sebagai berikut :

  • Saat seorang pengguna Internet mengirim sekelompok teks ke mesin lain, TCP/IP mulai bekerja. TCP membagi teks tersebut menjadi paket-paket data kecil, menambahkan beberapa informasi (dapat dianggap sebagai pengiriman barang), sehingga komputer penerima memastikan bahwa paket yang diterimanya tidak mengalami kerusakan sepanjang pengiriman. IP menambahkan label yang berisikan informasi alamat pada paket tersebut.
  • Deretan paket-paket TCP/IP berjalan menuju tujuan yang sama dengan menggunakan berbagai jalur yang berbeda. Sebuah perangkat khusus yang disebut router dipasang di titik persimpangan antar jaringan dan memutuskan jalur mana yang paling efisien yang menjadi langkah berikut dari sebuah paket. Router membantu mengatur arus lalu lintas di Internet dengan membagi beban, sehingga menghindari kelebihan beban pada suatu bagian dari sistem yang ada.
  • Saat paket-paket TCP/IP tiba di tempat tujuannya, komputer akan membuka label alamat IP lalu menggunakan daftar pengiriman yang ada pada paket TCP untuk memeriksa apakah ada kerusakan paket yang terjadi selama pengiriman, dan menyusun kembali paket-paket tsb menjadi susunan teks seperti aslinya. Saat komputer penerima menemukan paket yang rusak, komputer tsb akan meminta komputer pengirim untuk mengirim salinan baru dari paket yang rusak.
  • Jika paket sudah terkirim dan sampai di alamat tujuan, selanjutnya layer TCP/IP akan menjalankan tugasnya masing-masing. Mulai dari penerjemahan sinyal menjadi data, hingga akhirnya disusun menjadi sebuah file utuh.

Sebuah perangkat khusus yang disebut gateway memungkinkan beragam tipe jaringan yang ada di horison elektronik untuk berkomunikasi dengan Internet menggunakan TCP/IP. Gateway menerjemahkan protokol asli jaringan komputer tersebut menjadi TCP/IP dan sebaliknya.

Layer TCP/IP

Macam-macam layer pada protokol TCP/IP:

  1. Network Layer

Protokol pada layer ini menyediakan media bagi system untuk mengirimkan data ke device lain yang terhubung secara langsung. Network Layer merupakan gabungan antara Network, Data Link dan Physical layer.

Network layer atau lapisan jaringan merupakan proses dimana setiap perangkat komputer diberikan identitas berupa IP address. Pemberian IP address berperan sebagai alamat yang berguna untuk mengkoneksikan sejumlah perangkat dalam jaringan. Selain itu, IP address juga dapat mencegah terjadinya kesalahan alamat ketika dilakukan pengiriman paket.

Pada prosesnya, network layer memecah data yang akan dikirim sesuai ukuran media yang akan dilalui. Pecahan data tersebut kemudian dienkapsulasi hingga akhirnya dikirimkan ke alamat tujuan berdasarkan IP address dan jalur paketnya masing-masing.

  1. Internet Layer

Diatas Network Layer adalah Internet Layer. Internet Protocol adalah jantung dari TCP/IP dan protokol paling penting pada Internet Layer (RFC 791). IP menyediakan layanan pengiriman paket dasar pada jaringan tempat TCP/IP network dibangun. Seluruh protokol, diatas dan dibawah Internet layer, menggunakan Internet Protokol untuk mengirimkan data. Semua data TCP/IP mengalir melalui IP, baik incoming maupun outgoing, dengan mengabaikan tujuan terakhirnya.

  1. Transport Layer

Transport layer atau lapisan transportasi berfungsi untuk memastikan setiap komunikasi dalam jaringan berjalan lancar. Transport layer berada satu tingkat di atas lapisan aplikasi dengan dua protokol utama, yakni TCP dan UDP. Protokol TCP berperan mengamankan pengiriman data, sementara protokol UDP memungkinkan data dapat dikirim secara cepat. TCP menyediakan layanan pengiriman data handal dengan end-to-end deteksi dan koreksi kesalahan. UDP menyediakan layanan pengiriman datagram tanpa koneksi (connectionless) dan low-overhead. Kedua protokol ini mengirmkan data diantara Application Layer dan Internet Layer. Programmer untuk aplikasi dapat memilih layanan mana yang lebih dibutuhkan untuk aplikasi mereka.

  1. Application Layer

Pada sisi paling atas dari arsitektur protokol TCP/IP adalah Application Layer. Layer ini termasuk seluruh proses yang menggunakan transport layer untuk mengirimkan data. Pada layer ini, protokol memiliki kontak dengan pengguna komputer secara langsung. Aplikasi yang digunakan pengguna akan mempengaruhi jenis protokol lanjutannya. Misalnya, ketika kamu membuka dan menjalankan web browser, maka perangkat akan menjalankan protokol HTTP secara otomatis. Banyak sekali application protocol yang digunakan saat ini. Beberapa diantaranya adalah :

  • TELNET, yaitu Network Terminal Protocol, yang menyediakan remote login dalam jaringan.
  • FTP, File Transfer Protocol, digunakan untuk file transfer.
  • SMTP, Simple Mail Transfer Protocol, dugunakan untuk mengirimkan electronic mail.
  • DNS, Domain Name Service, untuk memetakan IP Address ke dalam nama tertentu.
  • RIP, Routing Information Protococl, protokol routing.
  • OSPF, Open Shortest Path First, protokol routing.
  • NFS, Network File System, untuk sharing file terhadap berbagai host dalam jaringan.
  • HTTP, Hyper Text Transfer Protokol, protokol untuk web browsing.

Keunggulan TCP/IP

Ada beberapa keunggulan TCP/IP yang menjadikannya sebagai protokol paling populer. Diantaranya yaitu sebagai berikut:

  • TCP/IP adalah jenis protokol yang ringan, penggunaannya tidak akan memberatkan perangkat maupun jaringan.
  • Jaringan koneksi internet dapat dibangun dan diterapkan di berbagai jenis perangkat komputer.
  • Tidak memerlukan bantuan tenaga ahli, mengoperasikan TCP/IP terbilang cukup mudah sehingga dapat dioperasikan secara mandiri.
  • Membantu pengguna bekerja secara independen dari sisi operating system.
  • Menggunakan client-serverarchitecture yang lebih terukur.
  • TCP/IP sudah supportberbagai jenis routing
  • TCP/IP merupakan high level protocolstandar dimana dapat melayani pengguna secara luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *