Proses Kreatif Konten Digital

By | Oktober 30, 2024

Ada tiga tahapan penting untuk menjalankan proses kreatif dari digital content, yaitu:

Riset dan planning

Langkah pertama untuk menghasilkan konten adalah mengumpulkan ide. Mulailah dengan melakukan riset audiens: Siapa targetnya? Apa masalah mereka? Bagaimana konten digital kamu bisa menolong mereka?

Tentukan audiens berdasarkan masing-masing konten yang akan diproduksi. Selain menjawab masalah, apakah fokusnya pada menyediakan hiburan semata?

Riset yang baik akan memunculkan ide konten yang luas beserta subtopik yang memungkinkan. Gunakan tools gratis sederhana, seperti Google Trends atau Answer the Public.

Proses produksi konten

Setelah menemukan topik yang jelas, pilih format yang ingin dipraktikkan pada masing-masing konten. Lanjutkan dengan mengidentifikasi goal dari pembuatan dan distribusinya.

Apakah kamu ingin menambah insight awareness? Konten blog atau tutorial akan membantu. Ingin menghasilkan leadsE-book atau hasil riset bisa kamu rangkum untuk dibagikan gratis lalu dijual secara bertahap.

Setelah ide konten secara detail, ini saatnya membuat content plan. Isinya sudah mencakup segala kebutuhan tentang proses kreatif dan langkah-langkahnya dari awal sampai akhir berupa brief.

Bila ingin membuat konten Instagram Feed, brief berisi ketentuan berikut:

  • Tanggal posting
  • Kategori content pillar
  • Referensi konten
  • Copywriting pada graphic atau visual
  • Detail mengenai scheduling atau pemakaian fitur Instagram

Sedangkan, konten podcast umumnya memasukkan beberapa kebutuhan di bawah ini:

  • Frekuensi episode
  • Informasi mengenai guest/tamu
  • Topik dan talking points
  • Platform untuk hosting
  • Alat-alat yang dibutuhkan
  • Detail mengenai konsep editing

Distribusi menuju platform dan media

Setelah semua konten telah final, lanjutkan menuju pengunggahan konten ke variasi platform berbeda. Tuliskan hari, tanggal, dan jam upload sejak awal supaya tidak ada jarak aktivasi yang terlalu jauh.

Mengukur performa konten

Proses kreatif tidak berhenti sampai unggahan yang berhasil dibagikan. Ini saatnya melakukan tracking terhadap output konten dan mengecek pencapaiannya. Kamu perlu membandingkan hasilnya dengan goal yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Bila belum mencapai KPI, evaluasi kemudian cari tahu hal-hal yang perlu dioptimasi melalui konten berikutnya. Catat rencana perbaikan strategi yang bisa terjadi di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *